Penghidupan Orang Kristen yang Normal • Bab 1 • Modul 3

Empat Golongan Karunia

Pembacaan Alkitab
"sampai kita semua mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, mencapai kedewasaan penuh, dan mencapai tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan perawakan kepenuhan Kristus" — Efesus 4:13

RASUL, NABI, PEMBERITA INJIL, GEMBALA DAN PENGAJAR

(Catatan: Sebenarnya, pengajar dan gembala merupakan satu karunia, bukan dua karunia, sebab sifat kedua karunia ini berkaitan erat).

Keempat jenis orang ini dapat dibagi dalam dua kelompok. Rasul dan nabi satu kelompok; pemberita Injil, gembala dan pengajar satu kelompok. Rasul dan nabi bekerja pada aspek dasar (Ef.

2:20), sedang pemberita Injil dan gembala/pengajar bekerja pada aspek pembangunan setelah dasar itu diletakkan. Rasul dan nabi langsung berasal dari Tuhan untuk memasang pondasi kediaman Allah di sorga dengan cara yang luar biasa. Tetapi pemberita Injil dan gembala (termasuk pengajar) merupakan ministri biasa di dalam gereja.

Mereka berada di luar rasul dan nabi; menyelamatkan dan membina orang berdasarkan ajaran rasul dan nabi.

Keempat jenis orang-orang ini juga boleh dibagi dalam dua golongan lain: rasul dan pemberita Injil lebih banyak bagi penginjilan, sedangkan nabi dan pengajar/gembala lebih banyak bagi gereja. Nabi menyampaikan firman Allah secara adikodrati (mengherankan / luar biasa), sedang pengajar menjelaskan firman Allah secara biasa; tetapi keduanya khusus bagi satu gereja lokal. Dalam Kisah Para Rasul 13:1 kita nampak kedua jenis orang tersebut di gereja Antiokhia.

Rasul adalah minister khusus untuk penginjilan, sama dengan pemberita Injil. Tetapi penginjilan rasul itu untuk gereja-gereja lokal, sedangkan penginjilan pemberita Injil untuk satu gereja lokal.

Alkitab menjelaskan, walau keempat jenis orang ini merupakan karunia yang dianugerahkan Allah kepada gereja, tetapi belum tentu sebagai karunia perorangan atau talenta pribadi yang dibagi-bagikan oleh Roh Kudus. Kita tahu bahwa nubuat nabi adalah sejenis karunia (I Kor. 12:10; Rm.

12:6), pengajar pun sejenis karunia (Rm. 12:7). Namun dalam Alkitab tidak pernah ada sejenis karunia/talenta yang memungkinkan orang menjadi rasul atau penginjil.

Ada karunia nabi, ada karunia pengajar, tetapi tidak ada karunia rasul, atau karunia penginjil. Keempat jenis orang itu adalah karunia gereja, tetapi dua di antaranya adalah karunia yang diperoleh secara perorangan. Jadi, dari keempat jenis orang ini -- kecuali nabi dan pengajar yang sudah beroleh karunia nabi dan pengajar, sehingga mereka menjadi nabi dan pengajar -- kita tidak tahu karunia/talenta apakah yang diterima rasul dan pemberita Injil dari Roh Kudus, yang melayakkan mereka menjadi rasul dan pemberita Injil.

Namun, karunia-karunia apa pun yang mereka peroleh dari Roh Kudus, keempat jenis orang ini adalah pekerja-pekerja yang diangkat Allah dalam ministri itu. Mereka semua telah menerima jabatan dari Allah untuk melaksanakan pekerjaanNya yang khusus itu. Allah melantik mereka khusus untuk bertanggung jawab membangun Tubuh Kristus dalam gereja.

Merekalah yang khusus bertanggung jawab atas pekerjaan rohani di dalam gereja, dan melalui pekerjaan merekalah Allah dapat mencapai seluruh tujuanNya pada masa kini.